Masa-Masa Kerajaan Hindu Budha (Kerajaan Majapahit)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Masa-Masa Kerajaan Hindu Budha (Kerajaan Majapahit)

Post by Admin on Mon Sep 30, 2013 7:28 am

Kerajaan Majapahit
Dalam sejarah Indonesia Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan yang besar dan disegani oleh banyak bangsa asing. Namun sejarah Majapahit pada hakikatnya menerima banyak unsur politis, kebudayaan, sosial, dan ekonomi dari Kerajaan Singasari.
a. Sumber Sejarah
 Prasasti
Prasasti Butak (1294 M), prasasti ini dikeluarkan oleh Raden Wijaya setelah ia naik tahta. Prasasti ini memuat peristiwa-peristiwa keruntuhan Kerajaan Singasari dan perjuangan Raden Wijaya untuk mendirikan kerajaan.
 Cerita Kitab
Kidung Harsawijaya dan kidung panji Wijayakrama. Kedua kidung ini menceritakan Raden Wijaya ketika menghadapi musuh dari Kediri dan tahun-tahun awal perkembangan Majapahit.
Kitab Pararaton yang menceritakan tentang pemerintahan raja-raja Singasari dan Majapahit.
Kitab Negarakertagama yang menceritakan tentang perjalanan Hayam Wuruk ke Jawa Timur.
b. Kehidupan Politik
Raden Wijaya (1293-1309 M), Raden Wijaya sempat memperistri keempat putri Kertanegara, yaitu Tribhuwana, Narendraduhita, Prajnaparamita, dan Gayatri. Pada awal pemerintahan terjadi pemberontakan-pemberontakan yang dilakukan oleh teman seperjuangan Raden Wijaya seperti Sora, Ranggalawe, dan Nambi. Pemberontakan itu terjadi karena rasa tidak puas atas jabatan yang diberikan oleh raja. Akan tetapi pemberontakan itu dapat dipadamkan
Raja Jayanegara (1309-1328 M), masa pemerintahan Jayanegara penuh dengan pemberontakan dan juga dikenal sebagai suatu masa yang suram dalam sejarah Kerajaan Majapahit. Pemberontakan itu datang dari Juru Demung (1313 M), Gajah Biru (1314 M), Nambi (1316 M), dan Kuti (1319 M).
Raja Tribhuwanatunggadewi (1328-1350 M), pada masa pemerintahannya, meletus pemberontakan Sadeng (1331 M). Nama Sadeng sendiri adalah nama sebuah daerah yang terletak di Jawa Timur. Pemberontakan Sadeng dipadamkan oleh Gajah Mada dan Adityawarman.
Raja Hayam Wuruk (1350-1389 M), pada masa pemerintahannya Gajah Mada merupakan tiang utama dari Kerajaan Majapahit dalam mencapai kejayaannya. Bahkan Kerajaan Majapahit dapat disebut sebagai kerajaan nasional setelah Kerajaan Sriwijaya.
Wikrama Wardana (1389-1429 M), Pada masa pemerintahannya, Wikrama Wardana mempunyai maksud untuk menjadi biksu. Hal ini menyebabkan kekosongan dalam pemerintahan Majapahit. Putra Wikrama Wardana yang bernama Wirabhumi memanfaatkan kesempatan ini untuk merebut kekuasaan di Majapahit, sehingga menimbulkan perang paregreg antara tahun 1401-1406 M. Dalam perang ini Wirabhumi dapat dibunuh dan berakhirnya perang paregreg, namun keadaan Majapahit makin lemah. Satu persatu daerah kekuasaan Majapahit melepaskan diri dari kekuasaan pemerintahan pusat.
avatar
Admin
Admin

Jumlah posting : 28
Join date : 11.02.13

Lihat profil user http://sejarah.forumid.net

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik